Pemilik Blog: Hj.I.G.A.Aju Nitya Dharmani,SST,SE,MM seorang perempuan multi talenta. Sebagai Dosen Ekonomi,Bidan Praktek Mandiri, Perias Pengantin, Seniman dan Relawan Sosial di Kota SURABAYA. Mengajak untuk terus Belajar dan sharing, juga diskusi tentang Management di seluruh aspek dan perluasan ilmu.... “Individually, we are one drop. Together, we are an ocean.”“Coming together is a beginning. Keeping together is progress. Working together is success.”
Sabtu, 11 Juli 2020
Sabtu, 02 Mei 2020
SOAL DISKUSI MAHASISWA
Daftar
pertanyaan :
1.Mempelajari manajemen
sumberdaya manusia adalah sangat pentingbagi organisasi , jelaskan ruang
lingkup msdm menurut saudara.
2.Mengapa perusahaan perlu
memiliki manajemen sumber dayamanusia yang
tangguh didalam mendukung bisnis nya .jelaskanmenurut pendapat saudara .
3.Berikan penjelasan tentang arti
pentingnya penilaian kinerja bagiperusahaan dan karyawan. ?
4.Mengapa perusahaan perlu
merencanakan program pelatihan danpengembangan karyawan secara periodik ?
5.
Sumberdaya
manusia memiliki peran yg strategis dalammengembangkan organisasi agar mampu terus
bersaing di masayang
akan datang, jelaskan pendapat saudara.
6.Kompetensi atau kinerja organisasi tergantung dari
kualitas sdmnya,
jelaskan pendapat saudara.
7.Penilaian kinerja perlu
dilakukan dengan oyektif, profesional danedukatif, jelaskan pengertian tersebut.
8.Bagaimana cara menyusun
struktur organisasi yang baik, berikancontoh organisasi perusahaan menurut saudara.
9.Mengapa perusahaan perlu
melakukan pengembangan karir (carierplaning), bagi pekerjanya ?
10.
Tingkat labour turnover tenaga kerja di diperusahaan harusdikendalikan sehingga pekerja
merasa senang dan betah dalambekerja, bagaimana langkah-langkah yg sebaiknya ditempuh, bilasaudara adalah manajer sdm di
perusahaan tersebut .
11.
Apakah arti penting ”reputasi’ bagi sumberdaya manusia, berikanpenjelasan saudara ?
12.
Faktor-faktor apa yang mempengaruhi penempatan personil didalamsuatu perusahaan, dan berikan
penjelasannya.
Catatan
:
Tugas
mandiri.
Silahkan dijawab dikolom Komentar.
Sebutkan nama dan NIM
Selamat mengerjakan, semoga sukses
Jumat, 01 Mei 2020
INFO KAMPUS MAHASISWA BARU 2020
DAFTAR ON LINE :
INFO WA :
085 777 78 45 47
081 357 78 45 47
081 8 78 45 47
Minggu, 19 April 2020
MANAJEMEN PRODUKSI
https://www.youtube.com/watch?v=oN5LH1Ts9F8
Manajemen Produksi Menurut Para Ahli
Manajemen produksi merupakan bagian dari bidang manajemen (baca: Pengertian Manajemen) yang berperan dalam mengkoordinasikan beberapa kegiatan untuk mencapai tujuan. Beberapa ahli menjelaskan pengertian Manajemen Produksi, diantaranya adalah:
1. Handoko (1999: 3)
Menurut Handoko, pengertian manajemen produksi dan operasional adalah berbagai usaha pengelolaan secara optimal penggunaan semua sumberdaya (faktor-faktor produksi); tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah, dan lain sebagainya, didalam proses transformasi bahan mentah dan tenaga kerja menjadi berbagai produk atau jasa.
2. Sofyan Assauri (2008: 19)
Menurut Sofyan Assauri, pengertian manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan berbagai sumber daya; sumber daya manusia, sumber daya alat, sumber daya dana, dan bahan, secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan sebuah barang atau jasa.
3. Heizer dan Reider (2011:4)
Menurut Heiser dan Reider, Manajemen Produksi adalah rangkaian kegiatan yang menghasilakn nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.
4. Irham Fahmi (2012:3)
Menurut Irham Fahmi, pengertian manajemen produksi adalah sebuah ilmu manajemen yang membahas secara menyeluruh bagaimana pihak manajemen produksi perusahaan menggunakan ilmu dan seni yang dimiliki dengan mengarahkan dan mengatur orang-orang untuk mencapai hasil produksi yang diinginkan.
Fungsi Manajemen Produksi
Seperti yang kita ketahui pada pengertian manajemen produksi, mereka tidak hanya melakukan proses produksi, tapi juga melakukan berbagai hal lainnya. Menurut Sofian Assauri (2004: 22), ada empat fungsi terpenting pada manajemen produksi, diantaranya:
1. Perencanaan
Ini adalah keterkaitan dan pengorganisasian kegiatan produksi yang akan dilakukan dengan dasar waktu atau periode tertentu. Dengan perencanaan yang baik maka akan meminimalisir biaya produksi sehingga perusahaan bisa menentukan harga yang sehat dan meraih untung yang besar.
2. Proses Pengolahan
Ini adalah metode atau teknik yang digunakan untuk mengolah masukan (input). Proses ini sangat penting untuk pemanfaatan sumber daya secara maksimal dan efisien.
3. Jasa Penunjang
Sarana yang diperlukan untuk penetapan dan metode yang digunakan agar proses pengolahan bisa dilakukan secara efektif dan efisien. Hal ini seringkali diperlukan guna membantu perusahaan bersaing secara sehat dengan meningkatkan produksi dan hasil yang berkualitas.
4. Pengendalian/ Pengawasan
Ini merupakan fungsi untuk menjamin pelaksanaan kegiatan sesuai dengan perencanaan, dengan begitu maksud dan tujuan dalam menggunakan dan pengolahan masukan (input) dapat dilaksanakan.
Proses ini akan membantu perusahaan mencapai visi dan misi, meningkatkan reputasi perusahaan, serta mempermudah pekerjaan departemen lain seperti marketing, finansial atau pun personalia. Mereka memiliki tanggung jawab untuk memproduksi barang yang sesuai standar pasar sehingga penjualan bisa meningkat.
Peran manajemen produksi ini tentu saja sangat besar meskipun pada bisnis skala kecil. Ketika menejemen produksi dilakukan dengan tepat, bukan tidak mungkin biaya produksi mampu ditekan.
Di samping itu, hal ini juga penting untuk melihat apakah sumber daya yang dimiliki benar-benar efektif. Selain itu, kerjasama antara beberpaa bidang juga sangat diperlukan, khususnya bidang operasional yang nanti bersentuhan dengan konsumen secara langsung.
Ruang Lingkup Manajemen Produksi
Dilihat dari cara mengambil kebijakan utama dan keputusan, ada tiga kategori di dalam ruang lingkup manajemen produksi:
1. Keputusan/ Kebijakan Mengenai Desain
Keputusan ini termasuk dalam keputusan jangka panjang, dimana di dalamnya meliputi; penentuan desain produk yang akan dibuat, lokasi dan tata letak pabrik, desain kegiatan pengadaan masukan yang diperlukan, desain metode dan teknologi pengolahan, desain organisasi perusahaan, dan desain job description dan job specification.
2. Kebijakan/ Keputusan Mengenai Transformasi
Keputusan operasi ini sifatnya jangka pendek, berkaitan dengan keputusan taktis dan operasional. Kebijakan ini mencakup jadwal produksi, gilir kerja (Shift), anggaran produksi, jadwal penyerahan masukan ke sub-sistem pengolahan, dan jadwal penyerahan keluaran ke pelanggan atau penyelesaian produk.
3. Keputusan/ Kebijakan Mengenai Perbaikan
Kebijakan ini sifatnya berkesinambungan, maka kebijakan ini dilakukan secara rutin. Beberapa kegiatan yang ada di dalamnya meliputi perbaikan secara kontinu terhadap mutu keluaran, keefektifan dan keefisienan sistem, kapasitas dan kompetensi dari para pekerja, perawatan sarana kerja atau mesin, serta perbaikan terus-menerus atas metode penyelesaian atau pengerjaan produk.
Aspek-Aspek Manajemen Produksi
Untuk mendapatkan hasil produksi yang sesuai harapan, perlu dilakukan beberapa tahapan penting dalam proses produksi. Berikut ini tahapan dan aspek di dalam Manajemen Produksi:
1. Perencanaan Produksi
Tujuan perencanaan produksi adalah agar proses produksi yang dilaksanakan berjalan secara sistematis. Beberapa keputusan yang berhubungan dengan perencanaan produksi diantaranya;
- Jenis barang
- Bahan baku yang digunakan
- Kualitas barang
- Kuantitas barang
- Pengendalian produksi
2. Pengendalian Produksi
Pengendalian atau kontrol produksi sangat diperlukan agar proses produksi berjalan sesuai dengan perencanaan yang ditentukan dengan biaya yang optimal. Beberapa kegiatan dalam pengendalian produksi;
- Membuat perencanaan
- Menyusun jadwal kerja
- Menentukan target market produk
3. Pengawasan Produksi
Tujuan pengawasan produksi adalah agar hasil produksi sesuai dengan apa yang diharapkan, tepat waktu, dan dengan biaya yang optimal. Beberapa kegaitan pengawasan produksi adalah:
- Menetapkan kualitas barang
- Membuat standar barang
- Pelaksanaan produksi sesui jadwal
Bagaimana Agar Produksi Berjalan Efektif?
Mengutip dari Valleysierrasbdc.com, setelah kita memahami pengertian manajemen produksi, langkah selanjutnya adalah melakukan planning produksi. Prosesnya meliputi pengaturan, pengendalian, dan optimasi pekerjaan serta beban kerja.
Penjadwalan digunakan untuk mengoperasikan mesin, pendanaan, sumber daya, proses produksi dan pembelian material. Nah, penjadwalan atau scheduling ini terbagi menjadi dua macam:
- Forward scheduling
- Backward scheduling
Manajemen Produksi vs Manajemen Operasional
Meskipun berbeda, kedua departemen ini saling berkaitan. Cuma kalau dilihat dari pengertian manajemen produksi dan operasional sedikit mirip. Tapi, keduanya jelas berbeda. Sangat berbeda! Seperti yang dijelaskan dalam UK Essays:
- Output: Dari segi output, manajemen produksi berhubungan dengan pembuatan produk seperti komputer, mobil dan sebagainya. Nah, kalau manajemen operasional akan berperan sebagai produk dan servisnya.
- Usage of Output: Produk diproduksi di waktu tertentu, sementara service dilakukan secara langsung.
- Klasifikasi Pengerjaan: Beberapa produk seperti komputer atau mobil, karyawan produksi cenderung lebih sedikit ketimbang servis.
- Costumer Contact: Costumer contact tidak terlibat produksi namun lebih banyak di bidang servis.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Cara menghitung SKALA LIKERT MENGENAL SKALA LIKERT Skala Likert adalah suatu skala psikometrik yang umum digunakan dalam kues...
-
The key Human Resource Management Services that we offer are: Competency Profiling Job Analysis & Job Descriptions Recruitme...

































