Postingan

Menampilkan postingan dari 2010
Bagaimana ya, caranya kita membuat anak-anak bangga terhadap Islamnya? Sebuah SMS masuk saat saya asyik mengutak-atik blog. Hmm…muncul sebuah ide untuk menuliskannya ke dalam sebuah artikel. Anak Islam jaman sekarang sepertinya sedang mengalami krisis terhadap agamanya sendiri. Jarang sekali, saya menemukan seorang anak menunjukkan kebanggaannya terhadap Islam sebagai agamanya. Mereka lebih suka mengikuti gaya hidup orang Barat, yang tentunya sangat jauh dari nilai-nilai Islam. Adalah tugas kita sebagai orangtua dan pendidik untuk menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan tersebut pada diri anak-anak kita. Seorang anak tidak akan mungkin bisa menjadi seorang muslim yang baik jika dia tidak memiliki kecintaan terhadap Islam. Karena itulah, kita harus memanfaatkan masa emas mereka tersebut untuk mulai memberikan arahan-arahan yang baik dan benar. Masa kanak-kanak adalah waktu yang tepat untuk mengarahkannya, karena pada masa ini, mereka masihlah seorang anak yang polos, yang tidak teracuni piki…

Women Entrepreneurship...why not??

Gambar
Peluang bisnis bagi wanita, sebenarnya sangat besar. Bukan hanya untuk saat ini, tapi juga untuk saat yang akan datang. Bahkan, peluang bisnis Enterepreneur wanita itu sebenarnya lebih besar dari pada Entrepreneur laki-laki.
Wanita menjadi pengusaha? Kisah zaman dahulu mengenai wanita yang menjadi pengusaha diwarnai keterpaksaan. Mereka mendirikan usaha demi mempertahankan kelangsungan hidup keluarganya. Sebagian hanya memenuhi tujuan awalnya, sekadar sebagai penopang hidup keluarga. Sebagian lagi berkembang menjadi perusahaan ternama dan besar. Kisah prinsip “kepepet” yang menjadi motif sebagian besar wanita pengusaha zaman dahulu. Zaman sudah berubah. Sekarang banyak wanita memilih jalan hidup sebagai pengusaha. Ada yang berawal dari karyawan, banyak pula yang sejak duduk di bangku sekolah atau kuliah yang bercita-cita menjalankan usaha sendiri. Motif menjadi pengusaha menjadi makin beragam.  Itu karena dia punya kelebihan. Kelebihannya adalah terletak justru pada “Kewanitaannya”. Dima…

Entrepreneurship ala CIPUTRA

Gambar
Orientasi pendidikan kita saat ini umumnya memang membangun manusia pencari kerja dan bukan membangun manusia pencipta kerja, itu sebabnya generasi muda kita umumnya tidak memiliki kecakapan untuk menciptakan pekerjaan bagi dirinya sendiri. Pertanyaan yang mungkin timbul adalah apakah entrepreneur-entrepreneur baru bisa dibentuk melalui pendidikan? Untuk menjawab pertanyaan ini, Peter Drucker berkata :”The entrepreneurial mystique? It’s not magic, it’s not mysterious, and it has nothing to do with the genes. It’s a discipline. And, like any discipline, it can be learned.” Untuk menghasilkan entrepreneur-entrepreneur baru, mengatasi kemiskinan dan pengangguran, sekaligus membangun kesejahteraan dalam satu generasi, Ciputra mengajukan strategi jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek Ciputra mengusulkan dibangunnya entrepreneurship center di kampus-kampus terkemuka. Center ini berfungsi melakukan pendidikan dan pelatihan entrepreneurship, pengkajian kurikulum entrepreneurshi…

Konsep Pendidikan Kejuruan

Gambar
Konsep Pendidikan KejuruanA. Pengertian Pendidikan KejuruanDitinjau secara sistemik, pendidikan kejuruan pada dasarnya merupakan subsistem dari sistem pendidikan. Terdapat banyak definisi yang diajukan oleh para ahli tentang pendidikan kejuruan dan definisi-definisi tersebut berkembang seirama dengan persepsi dan harapan masyarakat tentang peran yang harus dijalankannya (Muchlas Samani, 1992:14)
Evans & Edwin (1978:24) mengemukakan bahwa: “pendidikan kejuruan merupakan bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan individu pada suatu pekerjaan atau kelompok pekerjaan”. Sementara Harris dalam Slamet (1990:2), menyatakan: ”Pendidikan kejuruan adalah pendidikan untuk suatu pekerjaan atau beberapa jenis pekerjaan yang disukai individu untuk kebutuhan sosialnya”. Menurut House Committee on Education and Labour (HCEL) dalam (Oemar H. Malik, 1990:94) bahwa: “pendidikan kejuruan adalah suatu bentuk pengembangan bakat, pendidikan dasar keterampilan, dan kebiasaan-kebiasaan yang mengarah p…

Kinerja Mengajar Guru

Gambar
Kinerja Mengajar Guru
A. Pengertian Kinerja Kinerja merupakan terjemahan dari performance (Inggris). Selain bermakna kinerja,  performance juga diterjemahkan secara beragam. Keragaman tersebut salah satunya diungkapkan oleh Sedarmayanti (2001:50) yang  mengutip paparan LAN, bahwa “Performace dapat diterjemahkan menjadi kinerja, juga berarti prestasi kerja, pelaksanaan kerja, pencapaian kerja atau hasil kerja/unjuk kerja/penampilan kerja”. Gibson et.al. (1996:118) mengatakan, kinerja adalah tingkat keberhasilan dalam melaksanakan tugas dan kemampuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan Hasibuan (2001:94) yang menyebut kinerja sebagai prestasi kerja mengungkapkan bahwa “prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang disandarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu”. Mangkunegara (2000:67) berpendapat “prestasi kerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seoran…